![]() |
| Ilustrasi siswa mengenakan seragam batik sekolah (Sumber foto: Ainun Naya Bella Syaputri) |
Sebelum
masyarakat menggunakan batik untuk dipakai sebagai seragam sekolah, outfit
kerja, atau menghadiri acara penting, ternyata sejak kecil Anda sudah sering
menggunakan batik, lho.
Coba
Anda ingat-ingat kembali ke masa sekolah dulu. Apakah ada di hari tertentu Anda
diwajibkan mengenakan batik ke sekolah? Jika, ya, apakah Anda penasaran mengapa
mesti batik yang perlu dikenakan? Mari
simak pembahasannya berikut ini.
Dikenakannya
batik sebagai seragam sekolah tak lepas dari ditetapkannya batik sebagai
Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral
and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. Hal ini
tentu saja membanggakan bangsa Indonesia karena sebelumnya batik pernah diklaim
oleh negara tetangga. Tanggal itu kemudian diperingati sebagai Hari Batik
Nasional.
Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada saat itu sangat tanggap dan segera
menjadikan batik sebagai seragam wajib bagi siswa-siswi di sekolah. Sebagai
contoh, hampir semua sekolah negeri jenjang SD–SMA di Jakarta memiliki seragam
batiknya masing-masing yang biasanya dikenakan pada hari Kamis. Sekolah
internasional pun turut mengikuti aturan tersebut.
Pelestarian
identitas budaya
Penggunaan
batik sebagai ciri khas seragam sekolah memiliki tujuan untuk memperkenalkan
dan mempromosikan budaya tradisional Indonesia kepada generasi muda. Selain
itu, seragam batik juga menjadi sarana untuk memupuk rasa bangga akan warisan
budaya dan identitas nasional.
Dalam
penerapannya, setiap sekolah memiliki desain dan motif batik yang berbeda.
Motif batik yang digunakan dapat mencakup berbagai elemen tradisional, seperti
motif hewan, tumbuhan, geometri, motif yang terinspirasi dari cerita rakyat,
atau motif budaya daerah tertentu. Ada pula sekolah yang menggunakan batik
dengan motif khusus yang melambangkan identitas sekolah atau logo sekolah
tersebut.
Kenang-kenangan
almamater
Nah,
ini yang paling unik. Karena seragam batik bisa merepresentasikan sekolah,
ketika lulus nanti dapat dijadikan sebagai kenang-kenangan. Kenang-kenangan ini
sekaligus menjadi bukti bahwa Anda pernah mengenyam pendidikan di sekolah
tersebut. Bahkan bila Anda memiliki adik atau saudara yang masuk ke sekolah
yang sama, seragam tersebut bisa Anda lungsurkan dan dapat digunakan kembali.
Namun, lain halnya jika dalam rentang waktu dari kelulusan ternyata ada
perubahan pada desain seragam. Mau tidak mau, harus beli baru, deh.
Penggunaan
batik sebagai ciri khas seragam sekolah di Indonesia sudah menjadi bagian dari
tradisi yang dapat kita temui di berbagai penjuru negeri. Hal ini sebagai
bentuk penghargaan terhadap kekayaan budaya Indonesia serta upaya untuk
mempertahankan dan melestarikan tradisi batik dalam kehidupan sehari-hari.
